Kesempatan

Walau hidup di negeri orang, tapi semangat kerja tetap nyata. Alhamdulillah dapat apresiasi dari kepala sekolah dan pedagogista yg review kerjaan di meeting pagi tadi.

Dan kaget saat disuruh jadi mentor buat guru yg butuh bantuan pedagogik dan kepemimpinan. Karena grup yg saya pimpin menunjukkan kemajuan, struktur yg dibikin di grup juga jelas. Ditambah lagi murid-murid banyak kegiatan yg sesuai visi misi sekolah Reggio Emilia.

Apalah saya ini, bahasa Swedia berlepotan dan orang pendatang pula yg tak menempuh pendidikan guru di Swedia. Pengalaman kerja sebagian besar di negara yg jauh sekali kualitas pendidikannya dari Swedia. Ah Tuhan memang Sang Pemberi jalan. Semoga bisa menjalankan amanah ini.

Buat yg masih tidak percaya diri karena kerja di Indonesia. Yuk! pergunakan pengalaman kerjamu sebaik mungkin, belajar dari itu, agar suatu saat nanti bisa berguna.

Orang asing belum tentu lebih pintar, mereka keliatan lebih superior. Tapi kualitas kerja orang Indonesia, ga kalah jauh lho!

Disini walaupun kerja di TK, tidak hanya mengajar murid-murid saja. Namun harus bisa memimpin staf yg lain, yg bekerja sama di satu grup atau satu departemen. Jadi sisi pedagogik dan kepemimpinan benar-benar harus dilatih. Plus harus tahan benturan, diskriminasi itu ada, walau tidak kelihatan. Siapa bilang hidup di luar negeri itu indah. Oh! anda belum tau faktanya. (Ini akan saya bahas di postingan yg lain).

Hargai pekerjaan yg kita punya saat ini, buka diri dengan berbagai feedback, persiapkan mental dan semangat!